Amati 3 Gejala Ini, Bukti Kalau Stres Kamu Sudah Parah

Setiap orang pernah mengalami masa kalut dalam hidupnya. Dan kita sekali dipusingkan dengan berbagai masalah seperti target pekerjaan, tugas yang numpuk, PR yang sulit, di PHP-kan atau apapun itu. Tekanan stres rentan dialami terutama ketika menghadapi masalah keuangan atau hubungan percintaan. Meski memang, tidak semua orang mudah kalah dengan beban-beban ini. Tapi survei membuktikan bahwa, cuma sedikit yang bertahan, dan banyak dari kita yang terlunta-lunta menjadi korban.

Coba tengok, tidak sedikit orang gila yang berselancar di jalanan, terlunta-lunta kesana kemari. Cara stres setiap orang itu berbeda-beda. Ada yang cukup diam menyendiri, ada yang nangis sampai banjir, ada yang perlu melampiaskan dengan sesuatu dan dengan cara apapun itu.Lalu bagaimana cara kamu saat dilanda stres?

Amati 3 Gejala Ini, Bukti Kalau Stres Kamu Sudah Parah

Seperti yang udah saya jelaskan diatas jika cara stres yang terjadi pada setiap orang itu berbeda-beda. Namun ada beberapa gejala parah yang seharusnya gak terjadi. Semoga kamu gak ngalamin 3 gejala ini ya, karena in berarti kalau cara stres kamu udah gak bisa dianggap wajar dan harus di rehab 🙂

  • Sakit kepala akut. Gejala sakit kepala akibat stres akan lebih menyiksa dibanding sakit kepala pada umumnya. Saat dalam keadaan emosional, pembuluh darah bisa berkontraksi dan menurunkan aliran darah ke otak dan meningkatkan ketegangan secara menyeluruh. Jika sakit kepala terjadi secara berlebihan dan lama, bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Bahkan bisa sampai merusak otak juga loh. Ciri-ciri mereka yang depresi akut biasanya berawal dari kemunculan sakit kepala yang tak biasa.
  • Rontok rambut berlebih. Gejala lanjutan dari sakit kepala yakni, rontok. Perubahan hormon juga dapat mempengaruhi sirkulasi di dalam kulit kepala, sehingga membuat oksigen tidak sampai ke sel dan membawa nutrisi ke rambut, akibatnya terjadi rontok rambut yang berlebihan. Udah kaya penderita kanker otak aja ya? jauh jauh deh dari stres kalau kamu sayang sama rambutmu.
  • Gangguan pencernaan. Ada 2 tipe makan orang yang sedang stres, pertama gak makan, kedua makan banyak. Dan kedua tipe ini sama-sama gak bagus buat kesehatan tubuh kamu, dan bisa nimbulin gangguan pencernaan yang cukup parah. Mending kalau stresnya hanya 4-6 jam saja, mungkin kamu hanya melewati waktu sulit yang sedikit. Tapi coba bayangkan kalau harus sampai berhari-hari, berminggu-minggu atau bahkan tahunan? udah lah pasti lambungmu udah kering parah :’

Kegalauan dan kebahagian memang sering datang silih berganti. Susah, senang, ketawa, nangis, benci, kesel, marah, kesel, gondok sudah jadi bumbu kehidupan yang memang mau gak mau harus kita lewati. Jika kamu pernah mengalami semua rasa itu, maka kamu telah sempurna hidup di dunia, karena rasa-rasa itu mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Saat ditempa masalah, entah masalah enteng atau pun masalah berat, sebenarnya itu bukanlah suatu hal yang harus kita pusingkan, sebab ada masalah pasti ada solusi. Percayakan masalahmu sama tuhan. Dan tuhan akan membantumu sesulit apapun itu. Kita, hanya mampu berikhtiar untuk menyelesaikannya dan tuhan pasti akan bantu kita. Jadi, stop galau-in mantan, stop merusak pencernaanmu, stop untuk mengeluh, stop membuang air mata untuk suatu hal yang tak seharusnya kita ratapi.

Masalah itu seperti saat kita melempar bole ke dinding. Sekeras kita melemparnya, sekeras itu pula dia balik lagi ke kita. Tapi coba deh buat gelindingin bola itu ke tanah, agar kita bisa menendangnya jauh-jauh. Intinya, jangan pernah lari dari masalah, karena semakin kencang kita lari, maka semakin kuat pula masalah itu mengikuti. Cobalah untuk tatap masalah itu dan hancurkan. Jadilah pribadi yang berkualitas dan katakan tidak pada stres 🙂

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*