Cara Minum Obat Paling Benar | Cegah Overdosis

Apakah Anda sering minum obat? Hati-hati yah.. gak baik juga kalau kita sering minum obat, apa lagi mengandung dosis yang tinggi. Obat adalah benda atau zat yang dapat digunakan untuk merawat penyakit, membebaskan gejala, atau mengubah proses kimia dalam tubuh. Banyak orang yang salah dalam menggunakan obat-obatan atau bahkan mereka sengaja meminum obat dengan dosis yang lebih dengan pikiran bahwa meminum obat seperti itu dapat mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, ada kesalahan lain dalam menggunakan obat yaitu:

  • minum terlalu banyak
  • mencampurkan jenis obat lain
  • mengkombinasikan obat yang tidak boleh digabungkan.
  • lupa meminum obat secara tepat waktu.

Sekitar 82 persen orang dewasa di Amerika mengkonsumsi setidaknya satu obat dan 29 persen meminum obat antara lima tablet atau lebih, kesalahan meminum obat atau dalam pengobatan terjadi tanpa sepengetahuan kita. Untuk itu baca terus artikel ini agar Anda tidak salah lagi dalam meminum obat dan semoga bermanfaat bagi Anda yang masih kesulitan meminum obat.

Cara Minum Obat Paling Benar | Cegah Overdosis

Periksa kembali label pada obat

Label obat sering mengandung banyak informasi, diantaranya:

  • Nama dan tujuan pengobatan.
  • Perhatikan obat apa yang diberikan.
  • Untuk siapa obat tersebut.
  • Harus lebih teliti, karena takutnya obat tersebut tertukar dengan orang lain yang kebetulan memiliki penyakit yang sama.
  • Dosisnya. Ini jangan sampai terlewatkan, karena dosis juga sangat menentukan seberapa parah penyakit Anda. Ini juga termasuk yang paling sering orang lupa.
  • Cara penggunaan obat. Ini untuk melihat apakah obat tersebut dikunyah, ditelan, dihirup, digosok kulit atau dimasukkan ke dalam telinga, diteteskan ke mata, atau lainnya.
  • Intruksi penggunaan obat. Ini mungkin obat yang harus dimuinum sesudah atau sebelum makan.
  • Penyimpanan obat. Sebagian besr obat perlu disimpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sinar matahari langsung. Namun, ada juga yang perlu dimasukkan ke dalam kulkas.
  • Tanggal kedaluarsa. Beberapa obat masih aman digunakan setelah kadaluarsa, tapi mungkin tidak efektif. Namun, dianjurkan lebih aman meminum obat yang tidak kedaluarsa.
  • Efek samping. Periksa efek samping yang paling umum yang mungkin Anda alami.
  • Interaksi obat. Perhatikan juga interaks obat Anda dengan obat lain atau interaksi dengan makanan.

Tips untuk meminum obat kapsul

Biasanya kalau minum obat kapsul ada beberapa orang yang malas meminumnya atau dengan alasan takut tersedak, nah untuk menghindarinya yaitu dengan cara basahi terlebih dahulu kerongkongan Anda kemudian telanlah obat kapsul berbarengan dengan air minum. Jika masih mengalami kesulitan menelannya, cobalah dengan memiringkan dagu sedikit ke arah dada Anda.

Jika Anda masih kesulitan menelan kapsul atau tablet, mungkin bisa menghancurkannya dan mencampurkannya dengan makanan ringan, seperti roti atau pisang tapi sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. Label juga dapat menentukan apakah obat dapat dihancurkan atau dicampurkan dengan makanan atau tidak. Baiknya obat diminum secara langsung seperti biasa agar tidak memperlambat atau menghambat proses peneyembuhan.

Karena menghancurkan atau mencampur dengan makanan dapat mengubah keefektifan obat tertentu. Beberapa obat memiliki lapisan luar pelepasan berjangka waktu yang melepaskan obat perlahan dari waktu ke waktu dan ada obat yang tidak boleh dihancurkan atau dicampurkan dengan apapun.

Tips untuk meminum obat cair

Jika label menunjukkan bahwa obat tersebut cair, Anda harus mengocok terlebih dahulu botol obatnya sebelum diminum. Agar obat menjadi larut dan merata. Gunakanlah sendok yang diberikan oleh dokter, karena ukuran sendok dokter lebih akurat takaran dosisnya dari pada sendok di dapur Anda. Jika obat cair tidak disertakan dengan alat dosis, belilah alat ukur dari toko obat atau apotek. Periksa pengukuran obat Anda setidaknya dua kali sebelum meminum.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*