Ciri Anak Yang Memiliki Kelainan Serius

Memiliki anak yang sehat lagi cerdas sudah menjadi harapan bagi semua orang tua di dunia ini. Orang tua mana yang tega melihat anaknya sakit? atau bahkan memiliki kelainan yang tidak biasa. Namun, kelainan dan berbagai penyakit kini banyak mengancam anak-anak. Bahkan, tak jarang juga kita mendapati anak dengan kelainan mental sejak lahirnya.

Tentu, fenomena ini sangat mengharukan dan membuat hati orangtua menjadi pilu. Tapi tak di pungkiri jika orang tua memiliki tanggung jawab yang besar mengapa anak bisa mengalami kondisi ini. Gangguan mental merupakan kelainan serius yang dapat mempengaruhi seseorang sehingga tidak dapat mengendalikan emosi, bisa juga dilihat dari caranya berprilaku. Kelainan ini dapat menghambat kemampuan dalam memahami dan memperlakukan orang lain secara normal. Mereka yang mengalami gangguan mental juga akan sulit mengalami tantangan hidup sehari-hari.

Mengapa seseorang bisa mengalami gangguan mental? Ditelaah dari ilmu medis, gangguan mental terjadi akibat kelainan fungsi dari sirkulasi sel saraf atau jalur yang menghubungkan area-area otak tertentu. Faktor penyebab utamanya, biasanya akibat dari faktor keturunan. Seseorang yang keluarganya memiliki riwayat gangguan mental mungkin akan lebih rentan untuk mengembangkan kelainan mental juga.

Namun bukan berarti, anak dari orang tua yang memiliki kecenderungan mental pasti mengalaminya, sebab kelainan mental juga bisa terjadi akibat interaksi gen-gen penyakit mental dan faktor pemicu seperti : stres, penganiayaan, atau peristiwa traumatis yang mempengaruhi mental pada orang itu.

Cacad mental juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus yang menyebabkan kerusakan otak dan memicu gangguan mental. Bisa juga terjadi akibat cacat atau cedera otak akibat kecelakaan. Dan masih banyak faktor lainnya. Lantas apa penyebab seorang anak mengalami gangguan mental sejak lahir? Kelainan bayi dengan kebutuhan khusus memang marak sekali terjadi, padahal tidak ada faktor keturunan sebelumnya, lalu mengapa bisa terjadi?

Kesalahan saat kehamilan bisa menjadi faktor utama mengapa hal ini bisa terjadi. Sebab perkembangan otak janin di dalam kandungan bisa memicu perkembangan kelainan mental tertentu. Yakni terjadi trauma otak yang terjadi akibat hilangkan asupan oksigen ke otak sehingga menyebabkan gangguan spektrum autisme. Apa faktor penyebabnya? bisa dari pengkonsumsian obat2an berlebihan, pernah mengalami kecelakaan, kurang gizi, atau komplikasi dari penyakit yang diidap.

Ciri Anak Yang Memiliki Kelainan Serius

Karena banyak sekali faktor penyebabnya, kadang orang tua tidak menyadari jika anaknya mengalami gangguan khusus. Sebab tak semua gangguan mental terlihat sejak lahir, ada yang terlihat setelah beranjak ke masa kanak-kanak, atau ketikan lanjut remaja. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika faktor penyebab gangguan mental pada seseorang itu bisa beragama dan tentu, cara penanagananya pun berbeda-beda. Untuk itu, pada orang tua harus menyadari lebih dini terhadap gejala yang di alami anak agar bisa diatasi sesegera mungkin. Berikut beberapa gejala gangguan mental pada anak yang wajib diidentifikasi sejak dini.

♥Terlihat sering murung. Coba perhatikan, apakah anak bisa berbaur dengan temannya atau malah memilih untuk menghabiskan waktu sendri? jika anak tampak sering murung dan berdiam diri, dalam jangka waktu yang lama, kemungkinan dia mengalam masalah mental yang harus segera diatasi. sebelum dia benar-benar sulit untuk keluar dari masalahnya.

♥Sering cemas. Saat dberi tugas, atau di suruh orang tua, anak yang mengalami gangguan mental bukannya malah tanggap mneuruti, dia justru menunjukan rasa cemas. panik tidak karuan, tentunya ini tidak biasa ya.

♥Melukai diri sendiri. Tak cukup membahayakan orang lain, mereka yang memiliki gangguan mental juga akan lebih dominan untuk melukai dirinya sendiri. Misalnya mencakar. membantingkan badan, atau bahkan sampai menggunakan benda tajam. Sangat berbahaya dan harus segera di atasi.

♥Sering insomnia. Selanjutnya anak juga akan mengalami gangguan tidur yang cukup sering, dia sering mengalami insomnia dan sulit mengatasinya. Ini menunjukan bahwa kondisi otaknya benar-benar tidak baik dan penuh beban. Beberapa gejala lain yang sering terjadi :

  • Mogok makan
  • Mudah marah
  • Sering menghabiskan waktu di luar rumah
  • Tertutup (jarang curhat)
  • Melontarkan perkataan aneh
  • Sering mengancam membunuh
  • Berusaha bunuh diri
  • Dan beberapa prilaku aneh lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*