Teburu-buru Sarapan, Ini Efek Yang Akan Terjadi

Makan di pagi hari atau yang sering disebut dengan istilah ”sarapan” rasanya sudah menjadi kebiasaan rutin yang selalu kita lakukan. Ya? meskipun ada sih beberapa orang yang sulit meluangkan waktunya untuk sarapan, atau yang hanya sarapan ala kadarnya saja. Kenapa bisa begitu? penyebabnya karena tidak mampu me-manage waktu dengan baik, sehingga rutinitas menjadi terbengkalai dan tidak tertata dengan baik. Bukan sepele loh, kalau kamu buat sarapan saja tidak sempat, pasti aktivitas lainnya itu merembet tak terlaksanakan.

Oke, jadi yang akan aku bahas kali ini adalah, fenomena makan cepat akibat waktu yang sempit di pagi hari. Pernah ga lihat anak sekolah yang makan roti di angkot? atau sambil jalan menuju sekolah? terus anak kuliahan yang nyeruput susu sambil bawa motor? dan pegawai kantoran yang asyik sarapan di mobil sambil nyetir. Pernah kan? sering dong ya? atau mungkin kamu juga sering mempraktekannya? Nah kebiasaan-kebiasaan inilah yang membawamu pada suatu kondisi yang fatal nantinya. Mengapa? kalau gitu lihat alasannya di bawah.

Teburu-buru Sarapan, Ini Efek Yang Akan Terjadi

Kamu adalah segelintir orang yang sering terbiasa sarapan cepat? makan roti sama susu dalam 1 menit? minum jus sambil lari? atau makan piring terus nasi nya dibuang? sayang sekali ya, berarti kamu tidak punya waktu yang berkualitas untuk menikmati deretan makanan di meja pagi, kamu mungkin bukan salah satu yang bisa tertawa lepas tanpa tersedak makanan, dan bukan seseorang yang mampu memanfaatkan waktu dengan baik. Duh sayang sekali.

Kenapa saya katakan demikian? Orang-orang dengan kebiasaan seperti itu, tentunya tidak memiliki qulity time dalam hidupnya. Diburu deadline, tugas sekolah, kurang tidur, bangun kesiangan, jarang makan, sarapan terlewat, makan dalam waktu singkat karena diburu waktu. Ko hidupmu lebih ribet dari tahanan yang kabur dari penjara sih? Tahu tidak jika kebiasaan seperti ini pun dapat merusak kesehatan kamu.

Beberapa kali penelitian telah dilakukan, dan hasilnya menunjukan bahwa, mereka yang sering makan cepat berpeluang 5,5 kali lebih tinggi mengalami sindrom metabolik, yang merupakan kondisi kesehatan yang cukup serius seperti diabetes, kolesterol, hipertensi, bahkan penyakit berat seperti stroke dan jantung. Mengapa hal ini bisa terjadi? Menurut dokter takayuki yamaji dari Hiroshima University menerangkan bahwa, ketika makan cepat, tubuh tidak menyadari jika dirinya telah kenyang, sehingga terdorong untuk makan lebih banyak.

Ketika asupan makanan terlalu abnormal ke dalam tubuh, efeknya dapat menyebabkan fluktuasi atau naik turunnya glukosa yang sangat besar dan memicu resistensi insulin. Sangat berbahaya bukan? Untuk itu hentikan kebiasaan burukmu itu dan mulailah untuk belajar me-manage waktu dengan benar. Dengan begitu semua kegiatanmu termasuk waktu makan akan tertata dengan baik. Kuliatas hidupmu pun tentunya akan lebih berharga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*